Sinopsis I Wanna Hear Your Song Episode 4


Yi Yeong penuh semangat membawa pemukulnya ke tempat latihan. Tapi dia sedikit heran melihat orang-orang melihat ke arahnya dengan tampang kurang mengenakkan. Jenny lantas memperlihatkan alasan kenapa mereka menatapnya seperti itu. Yi Yeong kaget melihat foto dirinya dan Joo Wan muncul di grup dengan caption, “Piaraan Baru hari ini telah muncul. Untuk pudel baru konduktor itu, bagaimana jika kita menggonggong bersama? Guk,Guk” Yi Yeong bingung membaca berita itu. Jenny berpikir Yu Da lah penguntit professional itu. Dia tidak yakin apakah dia pria atau wanita, tapi dia yakin, si Yu Da ini berasal dari Shinyoung Philharmonic juga. Yi Yeong membela diri, dia hanya membantunya memilih perhiasan. Jenny mengerti dan meminta Yi Yeong untuk semangat dan bermuka tebal saja saat dilihat orang-orang.
Di dalam, Yi Yeong bertemu dengan timpani senior bernama Michel dan juga seorang ahjumma pemain obo utama bernama nyonya Wang yang terlihat sinis padanya. Michel mengutuk Joo Wan yang brengsek karena memilih timpani baru tanpa meminta pendapatnya. Sementara nyonya Wang blak-blakkan beranggapan Yi Yeong pernah tidur dengan Joo Wan sehingga bisa menjadi timpani baru padahal mereka tidak membutuhkannya. Yi Yeong membantah dan merasa sedih mendengarnya. Tapi dia ingin menahannya.
iwhys/KBS
iwhys/KBS
Di ruang latihan, semua orang mulai bersiap. Yi Yeong merasa tangannya bergetar karena gugup, lalu teringat dengan trik yang diajarkan oleh Jang Yoon. Meski itu omong kosong, Yi Yeong mencoba melakukannya dan itu membuatnya lebih nyaman. Eun Joo masuk ke ruangan dengan membawa biola, dia mendekati Yu Da dan langsung menamparnya. Yu Da bingung dan kesal kenapa Eun Joo melakukan ini padanya. Eun Joo dengan sinis bilang dia tau kalau Yu Da lah yang mengunggah foto nya bersama Je Hyung di obrolan grup.
Yu Da marah dan ingin balik memukul Eun Joo, tapi Eun Joo lebih unggul menahannya dan memperingatkan agar Yu Da menjaga jari-jarinya jika tidak ingin dipotong. Eun Joo lantas kembali ke tempat duduknya dan segera berlatih biola. Yu Da menghampirinya dengan tangan yang sakit dan mengancam akan menuntutnya. Eun Joo tidak peduli dan terus bermain biola. Sementara yang lainnya hanya melongo tidak percaya melihat itu.
iwhys/KBS
iwhys/KBS
Disaat itu, Joo Wan masuk bersama seorang pria dan menyapa semua rekannya. Joo Wan memperkenalkan lalu memperkenalkan pemain baru mereka. Ada Eun Joo yang merupakan violis bersemangat. Yi Young pemain timpani, dan Jang Yoon pianis kehormatan yang telah membuatnya terpesona. Joo Wan lantas meminta Jang Yoon untuk memainkan sebuah lagu sebelum mereka latihan.  Dengan sedikit gugup, Jang Yoon akhirnya duduk di depan piano dan mulai memainkannya. Semua orang kagum mendengar permainnya yang indah.
iwhys/KBS
iwhys/KBS
Yi Yeong menatap Jang Yoon dan tidak habis pikir ternyata pria yang suka menggoda itu bisa memainkan piano. Jenny yang melihatnya langsung bilang Yi Yeong pasti telah tergila-gila padanya. Yi Yeong dengan cepat membantah dan mengeluhkan dirinya yang masih gugup. Mereka akhirnya mulai latihan dengan dipimpin oleh Joo Wan. Yi Yeong berkali-kali membuat kesalahan dengan menjatuhkan pemukulnya sehingga rekan-rekannya terlihat mulai kesal dan mengeluh. Yi Yeong meminta maaf dan meminta untuk mencobanya lagi. Joo Wan memutuskan untuk menyudahi latihan mereka hari ini dan berpikir akan ganti lagu saja jika latihan di berikutnya masih jelek.
Akhirnya Yi Yeong pulang dengan sedih. Dia lalu melihat Jang Yoon memakan eskrim dan langsung menghampirinya untuk meminta mengembalikan pemukulnya. Jang Yoon tidak mau mengembalikannya. Yi Yeong lantas mengeluhkan Jang Yoon yang tidak memberitahu kalau dia seorang pianis. Jang Yoon bilang Yi Yeong tidak pernah bertanya, lalu menggoda Yi Yeong yang bertepuk tangan untuknya seperti anjing laut. Yi Yeong menyangkal tapi Jang Yoon tidak percaya karena dia melihat dengan matanya sendiri.
iwhys/KBS
iwhys/KBS
Yi Young membenarkan dan menyindir Jang Yoon yang pasti sangat bahagia karena sudah mahir bermain piano dan layak mendapat tepuk tangan. Jang Yeon berpikir mereka perlu makan daging karena sudah mendapat pekerjaan. Atau jika Yi Yeong mau, dia bersedia untuk minum atau bahkan tidur bersamanya. Yi Yeong kesal melihat Jang Yoon yang terus menggodanya, lalu pergi setelah mengomeli Jang Yoon. Jang Yoon hanya melongo bingung melihat Yi Yeong yang benar-benar marah.
Yi Yeong tampak frustasi mendengarkan lagu yang hendak mereka mainkan di pentas. Lalu dia mendapat panggilan dari “Pria Buta Nada”. Yi Yeong mengaku sedang ingin sendiri malam ini, jadi Jang Yoon tidak perlu bernyanyi untuknya. Jang Yoon mengerti dan mengajak Yi Yeong ke toserba saja dengannya karena dia tau Yi Yeong juga tidak akan bisa tidur. Yi Yeong menolak dan menutup telponnya. Lalu, dia menangis sendirian.
Joon Wan masuk ke rumah dan kaget begitu menyalakan lampu mendapati Eun Joo berdiri disana. Eun Joo tersenyum, dia memperlihatkan kalung dilehernya. Itu adalah kalung yang Joon Wan berikan untuknya sebagai hadiah ulang tahun. Joon Wan mengaku kalung itu cocok untuknya. Eun Joo bercerita bertemu dengan profesor Kang. Dia bertanya mengenai Yi Yeong, jadi dia bilang Yi Yeong telah diangkat Joo Wan sebagai salah satu pemain di orkestra. Eun Joo menyindir Joo Wan yang sepertinya tertarik dengan Yi Yeong, bahkan sengaja mengadakan audisi itu. Bahkan dia tau, Joo Wan sudah mulai tertarik padanya setelah kecelakaan itu. Joo Wan tersenyum menggoda, rupanya Eun Joo memiliki imajinasi yang menakjubkan. Joo Wan lalu mendekat dan menciumnya.
iwhys/KBS
iwhys/KBS
Hari ini Yi Yeong mengeluh dirinya yang merasa bingung setelah melihat Jang Yoon pindah dan menjadi tetangga barunya. Dia berpikir pertemuan mereka adalah sebuah kebetulan dan mencoba menebak mungkinkah Jang Yoon tertarik padanya. Jang Yoon mengaku tertarik padanya, tapi Yi Yeong tidak percaya begitu saja karena dia tau pria ini adalah pria penggoda yang mengesalkan. Jang Yoon bercerita soal timpani Kolberg dan ingin mengajak Yi Yeong ke rumah pemiliknya. Yi Yeong antusias karena timpani itu hanya ada 2 di Korea.
Bukannya membawanya ke pemilik timpani Kolberg, Jang Yoon justru membawanya ke taman hiburan untuk menaiki kereta gantung. Sayang sekali, wahana itu tengah tutup sehingga Yi Yeon merasa semakin kesal dengan Jang Yoon yang tidak teliti.
Jang Yoon mengerti dan mengajak Yi Yeong naik kereta gantung besok pagi.  Yi Yeong tiba-tiba menjauhkan diri karena seolah melihat sosok lain yang dingin dari Jang Yoon. Dia langsung menangis ketakutan saat Jang Yoon mencoba mengejarnya. 
iwhys/KBS
iwhys/KBS
Saat melihat Jang Yoon, dia seperti melihat kembali kejadian yang mengerikan itu. Jang Yoon bingung dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Yi Yeong mengaku tidak ingat apa-apa dan terus menangis terisak.
Flasback
Yi Yeong berjalan sendiri dengan botol infus yang masih menggantung. Jang Yoon datang dengan payung hitam. Dia mengajaknya untuk naik kereta gantung esok pagi. Yi Yeong langsung terjatuh lemas dan merasa ketakutan. Yi Yeong terus berteriak histeris, bilang dia tidak membunuhnya.
Jang Yoon bertanya, apakah dia mengingat dirinya. Lalu mengganti pertanyaan, apakah Yi Yeong ingat siapa yang sudah dia bunuh?
Yi Yeong menatapnya dan teringat seperti telah membunuh seseorang. Seketika Yi Yeong langsung pingsan. Jang Yoon hanya diam melihat Yi Yeong tak sadarkan diri.

Bersambung ke Sinopsis I Wanna Hear Your Song Episode 5



loading...