Sinopsis Drama Korea Beauty Inside Episode 1


Se Gye, seorang artis yang tengah naik daun tampak kesal saat menuju acara penganugrahan. Dia berpikir kenapa tidak sutradara saja yang mewakilinya untuk menerima penghargaan itu. Manajernya pribadi sekaligus temannya, Woo Mi mengatakan bahwa tidak bisa seperti itu, lagian Se Gye telah banyak melarikan diri-setidaknya satu kali dalam sebulan, jadi dia tidak boleh membuat kekacauan lagi kali ini. Se Gye juga berharap begitu.
Dengan memakai gaun putih yang mempesona bak Cinderella, Se Gye berjalan anggun menuju panggung saat namanya dipanggil. Semua tamu yang datang tampak kagum dan kamera tak hentinya memotret sosok cantik yang jadi pemenang aktris terbaik tersebut. Namun, beberapa langkah sebelum sampai di atas panggung, Se Gye tiba-tiba berhenti karena merasakan sebuah firasat. Cukup lama dia berdiam diri disana, sampai-sampai semua orang melihat heran ke arahnya.
beautyinside
beautyinside
Mereka semakin kaget begitu melihat Se Gye memutar tubuhnya dan berlari ke luar tempat megah itu. Se Gye berlari dengan kencang hingga sepatunya terlepas saat menuruni tangga. Karena cemas dan buru-buru, Se Gye tidak sempat mengambil sepatu itu dan kembali lari menjauhi para tamu dan juga wartawan. Tepat disaat itu, Woo Mi datang dengan mobil nya dan Se Gye langsung masuk ke mobil seperti orang habis melihat setan. Woo Mi juga menyetir mobil dengan kecepatan penuh. Setelah agak jauh dari lokasi itu, barulah dia mengurangi kecepatan.
Sementara itu, di bangku belakang, Se Gye tampak histeris dan shock. Kini tubuhnya berubah menjadi seorang pria gemuk. Tidak hanya karena itu, dia sangat kesal karena sepatu edisi terbatasnya harus tertinggal di gedung itu dan gaun indahnya juga robek karena badannya membengkak. Woo Mi menenangkan Se Gye yang mengomel kesal.
beautyinside
beautyinside
"Gejala ini dimulai ketika aku berumur 20 tahun. Itu saat aku berjalan-jalan ke Eropa dengan Woo Mi."
Ya, ternyata keganjilan yang ada pada diri Se Gye memang sudah terjadi sejak lama. Pertama kali dia berubah adalah menjadi seorang nenek-nenek saat dia tengah liburan di Eropa. Karena syok, ketika itu dia berlari sambil menangis hingga akhirnya hampir ditabrak mobil. Tapi untungnya ketika itu dia diselamatkan oleh seorang pria. Seingatnya, pria itu tergeletak di aspal dengan darah segar mengalir di wajahnya. Ini baginya sangat mengerikan, dan dia bahkan tidak tau dan bagaimana kabar pria yang menyelamatkannya itu sekarang.
Inilah kadang yang membawa banyak kekacauan dalam hidupnya. Seperti misalnya yang dilihatnya di tv saat ini. Mereka memberitakan mengenai Se Gye yang melarikan diri hingga dirinya memiliki seorang anak. Padahal anak yang mereka lihat di rumah Se Gye adalah Se Gye itu sendiri yang berubah wujud menjadi anak SD.
Para reporter juga memberitakan bahwa Se Gye telah berkencan dengan banyak pria dari berbagai golongan suku dan usia. Haha, mereka tidak tau saja kalau pria-pria itu adalah wujud dari Se Gye sendiri. Se Gye juga hanya bisa terkekeh melihat rumor semacam itu karena dia sendiri bahkan belum pernah pacaran hingga saat ini, apalagi sampai memiliki anak.  Se Gye mulai berpikir untuk pensiun saja.
beautyinside
beautyinside
Eun Ho datang dengan membawa potongan buah dan menyuapi Se Gye. Eun Ho memperingatkan kalau Se Gye harus membayar denda jika dia sampai melanggar kontrak. Se Gye berpikir mungkin dia bisa menjual rumah untuk membayar itu semua. Eun Ho merasa cemas dengan Se Gye, dia menyarankan agar Se Gye berpikir matang-matag karena ini menyangkut masa depannya. Apa yang akan Se Gye lakukan jika seluruh hartanya habis untuk bayar denda?
Seo Do Jae keluar dari mobil mewahnya dan diikuti oleh beberapa karyawannya. Joo Hwan, asisten Do Jae membahas mengenai pembatalan kontrak dengan Se Gye, tapi Do Jae tampaknya tidak begitu mood membahas itu dan lebih memilih membahas menu makan siang mereka. Padahal, menurut Joo Hwan, ini adalah permasalahan serius karena Se Gye sendiri telah menjauh dari dunia luar, sehingga sulit untuk dicari. Hal ini akan berdampak pada reputasi bisnis Do Jae.
beautyinside
beautyinside
Dari kejauhan, 3 orang pria ber jas juga tampak menggosipkan tentang Do Jae yang tidak pintar berbisnis ataupun memimpin grup, hingga sosok pria arogan. Mereka adalah direktur Kim, Baek Sang Hyun, dan Seong Wook Seok. Tampaknya mereka memang tidak menyukai Do Jae dan menjadikan insiden Se Gye untuk menyalahkan Do Jae. Bahkan, saat Do Jae menghampi mereka, mereka masih saja tampak menyudutkan Do Jae atas insiden itu. Do Jae dengan tenang menanggapi mereka dan memberikan beberapa “tamparan halus” agar mereka tidak berbicara lagi.
Do Jae tidak bisa lagi tidak peduli dengan masalah yang disebabkan oleh salah satu model ambassador di maskapai penerbangan miliknya itu. Bahkan selera makannya sudah hilang. “Temukan dia, apa pun caranya. Dia harus bertanggung jawab atas semuanya." Perintah Do Jae. "Pikirnya dia bisa terus kabur dari semua kekacauan ini? Betapa naifnya”
Di sisi lain, Se Gye ternyata bersembunyi di rumah sakit dengan berpura-pura sakit. Woo Mi tampak memotretnya dengan wajah yang kelihatan lebih pucat agar semua orang bisa melihat kalau dia tengah sakit. Meski begitu, di rumah sakit, Se Gye juga membuat keributan karena dia mendengar seorang dokter mengatakan hal jelek tentangnya. Dia mengatakan mengenai Se Gye yang punya anak entah dari mana, tidak operasi plastik, hingga membuat kekacauan. Se Gye kesal mendengarnya dan langsung melempari dokter itu dengan jeruk. Dokter itu jadi kesal dan mulai mengatakan Se Gye gila.
Joo Hwan mencari-cari keberadaan Se Gye di internet, dan menemukan foto Se Gye yang tengah berada di rumah sakit. Diapun menghubungi Do Jae dan mengakabarkan kalau keberadaan Se Gye telah ditemukan. Tanpa pikir panjang, Do Jae langsung menuju rumah sakit.
beautyinside
beautyinside
Se Gye tampak kesal dan sedih dengan semua kondisi ini. Ditambah lagi ibunya menelpon dan mengatakan kalau dia malu dengan lingkungannya gara-gara Se Gye. Se Gye semakin sedih dan air matanya mulai berjatuhan. Dia begitu banyak menanggung beban karena masalah yang bahkan orangtuanya tidak tau sama sekali.
Di saat itu, Do Jae juga muncul di atap dan tengah berbicara dengan Joo Hwan. Do Jae melihat Se Gye menangis dan meminjamkan sapu tangannya. Setelah itu, dia kembali berbicara dengan Joo Hwan kalau dia tidak berhasil menemukan Se Gye di rumah sakit. Do Jae memberi saran agar mereka mencari Se Gye di klub atau hotel karena Se Gye agak liar.
Haha, Se Gye yang berada di sampingnya langsung melongo mendengar pria itu menyebut-nyebut tentang dirinya. Se Gye langsung kesal dan menatap Do Jae dengan tatapan marah. Do Jae jadi bingung, apakah suara nya terlalu keras sehingga wanita itu kesal? Do Jae kembali berbicara dengan Joo Hwan dan memintanya untuk mencari anak Se Gye di TK karena seberapapun marahnya Se Gye, dia tidak akan menelantarkan anaknya.
“Astaga, kau memang berbakat menyinggung perasaan orang lain,ya?.” Omel Se Gye.
beautyinside
beautyinside
Do Jae mematikan ponselnya dan merasa heran kenapa wanita itu jadi tersinggung. Do Jae mulai berpikir, apakah wanita itu berada di rumah sakit ini karena gila?
Kesabaran Se Gye habis. Dia merebut ponsel Do Jae.
“Benar. Aku memang gila. Jadi, akan kuanggap ini permohonan maafmu.” Se Gye melempar ponsel Do Jae ke bawah. “Aku akan menggantinya. Kirim tagihannya kepadaku untuk mengganti ponselmu. Itu bentuk permintaan maafku.” Setelah itu, Se Gye pergi meninggalkan Do Jae yang masih kebingungan setengah mati. Haha, tampaknya Do Jae tidak sadar kalau wanita itu adalah Se Gye, wanita yang dicari-carinya.
Di kantornya, Do Jae masih memikirkan kejadian aneh itu. Joo Hwan yang datang mengatakan bahwa putri CEO ternyata penggemar berat Se Gye karena itulah dia menjadikannya sebagai model di maskapai. Mendengar itu, Do Jae memutuskan untuk tidak jadi membatalkan kontrak. Masalahnya, manajer Se Gye justru telah dulu meminta pembatalan kontrak, mungkin karena Se Gye kesal dengan sikap Do Jae di atap rumah sakit. Do Jae jadi sedikit bingung mendengarnya. Dia tampak berpikir mencari solusinya. “tidak ada cara lain, kita perlu melakukannya…” Do Jae tersenyum karena sudah menemukan solusinya.
Di rumah sakit, Se Gye tampak sibuk mengecat kuku-kuku cantiknya. Woo Mi dan Eun Ho datang dan langsung memuji Se Gye atas apa yang dia lakukan kali ini. Saking senangnya, Woo Mi bahkan sampai memeluk Se Gye dengan senyuman lebar. Se Gye kebingungan, apa yang dia lakukan hingga semua orang memujinya? Mengecat kuku?
beautyinside
beautyinside
Ternyata, Se Gye di beritakan telah melakukan donasi sebanyak 100.000 dolar. Semua orang jadi senang hingga rumor jelek tentang Se Gye nyaris tidak ada lagi. Se Gye semakin heran karena dia merasa sama sekali tidak melakukan donasi apapun. Meski masih bingung, Se Gye tetap menghadiri acara penghargaan untuk para penyumbang. Disana juga ada beberapa penyumbang lain, termasuk CEO Kim. Saat foto bersama, CEO Kim tampak menggoda perwakilan murid dari sekolah yang menerima bantuan itu.
CEO Kim bahkan merangkulnya dan mengatakan dia sangat manis. Awalnya CEO Kim menggombalinya dan mengajaknya untuk pacaran, tapi kemudian dia menyentuhnya labih banyak dan mengatakan kalau dia menganggap murid itu sebagai putrinya. Murid itu menjadi tidak nyaman disentuh-sentuh CEO Kim. Begitu juga dengan Se Gye yang melihat itu juga tidak nyaman. Setelah sesi foto selesai, Se Gye yang tidak suka dengan sikap CEO Kim lalu mempermalukannya.
beautyinside
beautyinside
Se Gye memegang bokong CEO Kim dan mengatakan kalau CEO Kim sangat manis dan Se Gye menganggapnya sebagai seorang ayah. Se Gye seakan mengatakan bahwa, jika CEO Kim menganggap gadis itu putrinya sendiri, maka tidak seharusnya dia memperlakukannya seperti ini. CEO Kim merasa sangat malu dan pergi dari tempat itu setelah melempar buket bunga penghargaanya.
Woo Mi segera menarik Se Gye menjauh dari sana. Woo Mi kesal karena Se Gye melakukan kekacauan lagi. Se Gye mengatakan kalau dia kesal melihat kepura-puraan pria bedebah itu. Pria bedebah itu tidak bisa melakukan hal seperti ini, dia beramal lalu memperlakukan mereka dengan buruk.
CEO Kim menghampiri Se Gye dan Yoo Mi karena masih kesal. Dia mengancam akan membatalkan semua donasi ke sekolah itu, tidak peduli apakah para murid akan kelaparan atau tidak. Se Gye balik menantang kalau dia akan melakukan donasi lebih banyak untuk menenutupinya. Se Gye bahkan mencap CEO Kim sebagai bedebah yang tidak bekelas. Mendengar itu, CEO Kim semakin marah dan melayangkan tangannya untuk memukul Se Gye. Tepat disaat itu, Do Jae yang datang langsung mengentikannya.
beautyinside
beautyinside
CEO Kim ikut marah pada Do Jae yang telah berani menghentikannya. Dia bertanya siapa Do Jae hingga berani menghentikannya?
 “Aku adalah orang yang akan menggantikan CEO Kim menyokong yayasan.” Jawab Do Jae dengan tenang.
CEO Kim semakin kesal, siapa sebenarnya bocah ingusan ini yang sok-so an mau menggantikannya menyumbang?
Dengan percaya diri, Do Jae memperkenalkan dirinya, bahwa dia adalah Seo Do Jae, Presdir Perencanaan Strategis di T Road Air.
Mendengar itu, CEO Kim langsung terlihat khawatir dan pergi dari sana denga wajah cemas dan kesal.
beautyinside
beautyinside
Sementara itu, Do Jae dan Se Gye sendiri juga tampak kaget karena teringat dengan pertemuan mereka di atap waktu itu. Di kantornya, Do Jae meminta ganti rugi ponsel yang sudah dibuang Se Gye dengan cara tandatangan kontrak kerjasama. Se Gye menolak karena dia telah berencana untuk cuti. Do Jae dengan tenang menjelaskan bahwa image Se Gye telah berubah untuk donasi yang tidak dia lakukan (karena yang menyumbang itu adalah Do Jae), karena itu ada baiknya Se Gye memikirkan matang-matang kontrak mereka.
Tidak hanya itu, Do Jae telah mempersiapkan artikel ancaman bahwa Se Gye adalah donasi palsu dan memanfaatkan pendonasi anonim. Jika Se Gye tidak mau bekerja sama dengannya, maka artikel itu akan siap dirilis. Woo Mi tampak sangat senang karena akhirnya mereka tidak jadi pensiun, bahkan tanpa dipaksa Do Jae pun dia akan senang hati menandatanginya. Lalu, Woo Mi membujuk Se Gye untuk tandatangan kontraknya. Tidak ada pilihan lain, Se Gye akhirnya menandatangi kontrak kerjasama dengan Do Jae.
beautyinside
beautyinside
Do Jae memperingatkan agar lain kali Se Gye membaca kontrak sebelum tandatangan. Ternyata di halaman kedua, ditulis bahwa “Han Se Gye harus mengikuti tiap perjalanan dinas Seo Do Jae. Han Se Gye harus mengenakan gaun merah saat melakukan perjalanan bisnis dengan Seo Do Jae.” Dengan artian, Se Gye telah setuju dengan semua peraturan itu.
Se Gye semakin kesal dan menganggap ini sebagai tipuan. Bukankah agak tidak nyaman dia harus mengikuti setiap perjalanan dinas Do Jae dan bahkan dengan gaun merah? Se Gye berpikir Do Jae pasti pria mesum karena meyuruhnya memakai baju merah. Se Gye meminta doa dari Woo Mi agar dijauhkan dari pria mesum itu.
Perjalanan bisnis pertama mereka dimulai. Yap, Se Gye benar-benar datang dengan baju merah, haha. Tempat bisnis mereka kali ini adalah di Gyeoungju.  Setelah sampai hotel, Do Jae mengatakan agar Se Gye ke kamarnya jika butuh apa-apa.
beautyinside
beautyinside
“Sesuai dugaanku, kau memang mesum” cecar Se Gye sambil tersenyum kecut.
Rupanya Do Jae sengaja menyimpan koper Se Gye di kamarnya agar Se Gye tidak kabur. Haha, rupanya Do Jae trauma dengan kebiasaan Se Gye yang suka melarikan diri. Se Gye kesal dan mengatakan kalau dia akan datang di pertemuan bisnis itu besok, tapi untuk saat ini dia ingin menikmati hobinya dulu. Do Jae heran, kemana Se Gye akan pergi dengan tidak bawa uang? Karena uang ada di kopernya.
Se Gye ternyata pergi ke sebuah kuil, sementara untuk ongkos taksi dia memita Eun Ho untuk membayarkan secara online. Se Gye berjanji membayarnya dua kali lipat saat dia pulang nanti. Setelah agak lama menikmati pemandangan malam di kuil itu, Se Gye kaget melihat kedatangan Do Jae. Dari mana dia tau kalau aku disini?
Do Jae ternyata tau karena melihat  di majalah wisata dimana di kertas di foto kuil itu dilipat oleh Se Gye. Do Jae memberi Se Gye waktu 5 menit lagi untuk menikmati hobinya, setelah itu mereka harus pergi jika Se Gye tidak mau artikel ancaman itu diterbikan atau Se Gye membayar denda karena membatalkan kontrak.
Mau tidak mau, akhirnya Se Gye ikut pulang dengannya. Tapi di dalam mobil hingga makan malampun mereka sering berdebat. Do Jae bahkan sempat menurui Se Gye di Jalan karena Se Gye mengomel dan minta diturunkan di jalan. Sebenarnya dia Cuma mengancam, tapi Do Jae benar-benar menurunkannya di jalan. Entah berapa lama Se Gye duduk sendirian di pinggir jalan dengan kekesalannya. Untungnya Do Jae datang lagi menjemputnya.
beautyinside
beautyinside
Setelah itu Do Jae mengajakkan makan malam, Se Gye senang karena mengira itu sebagai ucapan permintaan maaf tapi ternyata hanya sebatas makan bersama rekan kerja. Tidak hanya itu saja, Do Jae juga mengungkit anak Se Gye. Se Gye kesal melihat sikap Do Jae yang sedikit dingin dan menurutnya agak kejam. Di kamarnya, Se Gye menangis dan mengomel sendiri sambil berteriak, “Benar-benar tidak adil! Aku juga tidak melakukan ini karena menyukainya! Aku juga membencinya! Dasar bedebah. kau dengar? Aku mau kau dengar! Dasar bedebah. Kau memang bedebah. Kenapa kamu..”
Do Jae ternyata tengah membaca di balkon hotel dan mendengar Se Gye berteriak ga jelas. Si bedebah itu mendengarmu.
Besoknya, pertemuan dengan si CEO T Road pun dimulai. CEO membawa putrinya yang nge fans berat dengan Se Gye. Putri CEO ternyata bisa bahasa isyarat Korea dan dia berbicara dengan Se Gye dengan bahasa isyarat. Tampaknya pertemuan itu menyenangkan dan lancar, Se Gye mengambil andil untuk ini. Di atas pesawat, Do Jae berterimakasih karena pertemuan mereka kali ini cukup lancar. Tapi dia sedikit heran, dari mana Se Gye bisa bahasa isyarat? Dengan ketus Se Gye mengatakan agar Do Jae menganggap itu sebagai bagian acting jikalau suatu saat dia tidak bisa berbicara.
beautyinside
beautyinside
Dengan tenang, Do Jae meminta maaf mengenai kejadian kemaren. Dia merasa sedikit kasar. Kondisi kali ini terlihat lebih hangat dan damai. Mendengar ketulusan Do Jae, Se Gye akhirnya mau menatap Do Jae dan juga ikutan meminta maaf. Dia sering melarikan diri, sebenarnya dia tidak ingin melakukannya. Dan masalah anak, Se Gye mengatakan kalau dia benar-benar tidak memiliki anak. Do Jae mencoba memahaminya dan akhirnya mereka berbaikan. Bahkan, karena mengantuk, Se Gye sempat tertidur di pundak Do Jae yang membuat Do Jae jadi gugup.
Setelah beberapa lama, tiba-tiba mata Se Gye terbuka, dia merasakan firasat itu. Dengan cepat, Se Gye segera lari ke toilet dan disanalah dia berubah menjadi seorang ahjumma. Se Gye cemas karena sebentar lagi pesawat akan mendarat, ditambah lagi pramugari telah menggedor-gedor pintu toilet untuk menyuruhnya segera kembali duduk. Do Jae yang melihatnya juga penasaran dan khawatir. Karena tidak ada respon dari Se Gye, akhirnya Do Jae mendobrak pintu toilet dan menemukan seorang ahjumma dengan baju merah dan rambut sebahu tengah duduk ketakutan disana.
“Se Gye, apakah kau baik-baik saja?”
“Ku mohon, tolong aku. Tolong, tutupi wajahku.” Cecar Se Gye lirih sambil menarik baju Do Jae.
beautyinside

beautyinside
Do Jae menatap wajah Se Gye sebentar, lalu tanpa banyak tanya dia langsung menutupi wajah Se Gye dan membawanya keluar dari sana.  

Bersambung ke Sinopsis Beauty Inside Episode 2        



loading...